Biaya Urus STNK Hilang itu Murah, ini Besarannya Menurut Peraturan Pemerintah!

Berapa biaya Urus STNK hilang?

Setiap pemilik kendaraan, baik mobil atau motor, wajib punya yang namanya Surat Tanda Nomor Kendaraan alias STNK. Sebagaimana aturan yang berlaku, dokumen ini pun wajib dibawa oleh setiap pengendara ketika melaju di jalan raya.

Yang jadi masalah, seiring aktivitas berkendara yang makin tinggi, banyak orang yang mengalami kehilangan STNK karena berbagai faktor. Ada yang teledor dan lupa menaruhnya di mana, ada pula yang karena dompetnya dicuri atau memang jatuh saat membawa kendaraan.

Tapi, apapun alasannya, STNK harus tetap dibawa oleh setiap pengendara. Sebab, itu merupakan dokumen sah yang menjadi bukti kepemilikan sebuah kendaraan. Jika nekat tak membawanya, kamu sebagai pengendara bisa kena tilang saat pihak Kepolisian melakukan pemeriksaan.

READ  Harga Pemasangan Behel itu Bervariasi, ini Kisarannya!

Yang jadi pertanyaan, bagaimana cara mengurus STNK hilang? Berapa pula biaya urus STNK hilang?

Langsung saja, berikut ulasan lengkapnya sebagaimana saya kutip dari berbagai sumber!

Siapkanlah beberapa dokumen di bawah ini sebelum datang ke Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap ( Samsat):

– Identitas pemilik kendaraan bermotor, bisa KTP/SIM.

– Fotokopi STNK hilang (jika ada)

– Laporan kehilangan STNK yang diterbitkan oleh pihak Kepolisian, bisa dari Polsek atau Polres setempat.

– Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor alias BPKB asli dan fotokopi.

– Fotokopi BPKB, legalisir leasing dan surat keterangan dari leasing, jika BPKB digadaikan atau masih dalam proses kredit.

Setelah semua dokumen lengkap, kamu bisa datang ke Kantor Samsat dan ikuti alur sebagai berikut:

– Petugas Samsat bakal melakukan cek fisik kendaraan. Jika sudah kelar, fotokopi hasil tes fisik tersebut.

– Pemilik kendaraan wajib mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan di bagian loket. Isi data dengan benar dan lengkap.

READ  Tips Memilih Investasi Paling Aman, Simak Baik-baik!

– Urus surat cek blokir STNK dari Samsat.

– Datang ke loket dan serahkan semua dokumen persyaratan dalam satu map.

– Kamu sebagai pemilik kendaraan wajib membayar pajak jika sudah jatuh tempo. Tapi, jika sudah terbayar, maka tak ada biaya tambahan lagi.

– Selanjutnya, antre dan tunggu pengambilan STNK dan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD).

– Lakukan pembayaran yang telah ditetapkan.

Biaya urus STNK hilang

Perlu kamu tahu, biaya urus STNK hilang pada dasarnya cukup terjangkau. Namun, ada sedikit perbedaan untuk kendaraan roda empat dan roda dua.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 5 tahun 2010 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak Polri, biaya urus STNK hilang adalah sebagai berikut:

– Kendaraan bermotor roda 2, roda 3, atau angkutan umum dikenakan biaya urus STNK hilang sebesar Rp 50 ribu.

READ  Mau Tahu Cara Mengecek Tagihan BPJS Kesehatan? Simak Jawabannya di Sini!

– Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih dikenakan biaya urus STNK hilang sebesar Rp 75 ribu.

Hindari urus STNK hilang lewat calo

Hindarilah mengurus STNK hilang lewat calo. Alasannya, pasti lebih mahal dari harga yang seharusnya, bahkan bisa dua kali lipat dari harga resmi. Selain itu, STNK rentan disalahgunakan oleh calo tersebut. Dalam beberapa kasus, ada calo yang nekat menggadaikan STNK asli pemilik kendaraan.

Adapula resiko menerima STNK palsu, sebab mungkin saja calo tersebut tak melalui prosedur penerbitan yang seharusnya. Singkat kata, calo tersebut mencetaknya dengan cara yang tidak resmi. Ini tentu akan jadi masalah di kemudian hari.

Karena itu, ada baiknya untuk mengurus STNK hilang secara mandiri. Selain lebih murah, STNK yang dibuat tentu akan terjamin keabsahannya.

You May Also Like

About the Author: Admin

The more you learn the more you earn.