Catat Baik-baik, 5 Tips Finansial ini Bisa Bikin Kondisi Keuanganmu jadi Lebih Sehat di Kemudian Hari!

Kerap menghambur-hamburkan uang adalah perilaku yang tidak baik. Jika kamu termasuk orang yang punya kebiasaan buruk tersebut, cobalah untuk segera mengubahnya agar kondisi finansial bisa kembali sehat.

Lalu, apa tips finansial yang bisa diandalkan?

Salah satu yang bisa dilakukan adalah harus bijak dalam mengelola dan menggunakan uang. Tak hanya itu, hindari pula sederet pengeluaran yang sifatnya konsumtif.

Terkait hal itu, situs keuangan The Ascent melakukan survei terkait perilaku boros masyarakat di Negeri Paman Sam sana. Dari 1.015 orang yang disurvei, 64% di antaranya mengaku bahwa alasan utama mereka boros uang adalah saat mereka benar-benar menginginkan sesuatu.

Fakta menarik lainnya, 59% responden mengklaim bahwa perilaku boros juga dipicu karena faktor ‘kenyamanan’, diikuti dengan alasan ‘merasa lebih baik’ (52%), dan faktor ‘diskon’ (40%).

Berikut kami beberkan sederet tips finansial yang bisa bikin kondisi keuanganmu jadi lebih sehat di kemudian hari. Simak sampai tuntas!

READ  Milenial, Waspadalah dengan 5 Masalah Finansial yang Kerap Menghantui ini!

Contents

Stop buang-buang makanan

Agar kondisi keuangan bisa sehat dan stabil, tips finansial pertama yang bisa kamu lakukan adalah berhenti buang-buang makanan. Menurut lembaga penelitian ekonomi USDA, sekitar 30% – 40% total pasokan makanan di Amerika terbuang sia-sia. Nggak cuma buruk buat lingkungan, hal tersebut juga berdampak negatif bagi kehidupan finansial kamu.

Riset lain juga menyebutkan, satu keluarga di Amerika bisa kehilangan 1.500 dolar AS per tahun karena makanan yang terbuang sia-sia. Sementara bagi yang belum berumah tangga, pemborosan uang bisa sampai 375 dolar AS per tahun.

Karena itu, penting bagi kamu untuk tidak membuang-buang makanan, dengan cara melakukan penyimpanan yang tepat agar makanan bisa bertahan lama. Dalam hal ini, kamu bisa manfaatkan lemari pendingin yang ada di dalam rumah.

READ  Wajib Banget Dicoba, ini Sejumlah Usaha Kecil-kecilan untuk Remaja!

Kurangi penggunaan transportasi online

Penggunaan transportasi online memang memudahkan kita saat berpergian. Tapi, dibalik kemudahan itu, ada pengeluaran besar yang membayanginya. Coba kamu hitung pengeluaran harian untuk transportasi online, lalu kali dalam setahun! Jumlahnya tentu akan banyak.

Dalam hal ini, kamu bisa menekan pengeluaran dengan memanfaatkan promo saat naik transportasi online, atau biasakan diri untuk berjalan kaki atau memakai sepeda saat berpergian ke tempat yang tak terlalu jauh.

Hentikan langganan yang tidak terlalu perlu

Apakah kamu mengikuti gym, langganan TV kabel, atau streaming online yang notabene tidak terlalu perlu? Jika ya, hentikan sederet layanan tersebut sesegera mungkin! Kenapa? Karena itu bentuk pemborosan uang.

Terapkan aturan 72 jam

Tips finansial yang berikutnya adalah terapkan aturan 72 jam sebelum melakukan pembelian apapun yang sifatnya tidak mendesak. Menurut laporan New York Times, itu adalah waktu yang tepat untuk menunggu.

READ  Inilah Perbedaan Kartu Debit dan Kredit, Ketahui dengan Jelas!

Aturan ini dipopulerkan oleh Viktor Frankl, seorang ahli saraf dan psikiater asal Austria. Menurut dia, masa tunggu 3 hari menciptakan ruang antara stimulus (barang yang mau dibeli) dan respons (melakukan pembelian). Kalau kamu tidak berubah pikiran setelah 72 jam dan malah makin yakin untuk membeli, itu berarti kamu tidak impulsif.

Bayar tagihan tepat waktu

Tips finansial yang terakhir adalah selalu membayar tagihan tepat waktu.

Perlu kamu tahu, kalau kamu telat membayar tagihan listrik, air, atau kartu kredit, maka kamu akan dikenakan biaya keterlambatan oleh perusahaan. Kalau telatnya hanya sebulan, mungkin tak akan terasa. Tapi, jika keterlambatan berlangsung lama, bahkan hingga berbulan-bulan, maka biaya denda pun bakal semakin besar.

Solusi terbaik, bayarlah segala jenis tagihan secara tepat waktu. Langkah lainnya, hindari penggunaan kartu kredit untuk pembelanjaan konsumtif.